Tentang tendto

Dibangun di lapangan, bukan di kantor

tendto dibangun di tempat ia dipakai: operasional harian sebuah surf house di Bali. Setiap fitur berawal dari masalah nyata di meja depan, di bar, atau saat ronda bersih-bersih.

Sistem hotel besar dibuat untuk penginapan yang punya departemen IT. Penginapan kecil dengan 5 sampai 25 kamar punya ponsel, bar, dan tim dari tiga negara. Untuk merekalah kami membangun.

Karena itu tendto menghitung uang tunai sebelum memikirkan payment gateway, menulis WhatsApp alih-alih rangkaian email, dan berbicara tujuh bahasa agar petugas kebersihan membaca rencana yang sama dengan manajer.

Di balik tendto ada Holger Lentz Consulting GmbH di Köln, Jerman. Pengembangan berjalan lewat jalur pendek: yang dibutuhkan penginapan hari ini sering sudah masuk minggu depan.

Yang kami pegang

Tunai dulu. Bon, tutupan harian, dan shift kas berjalan tanpa gateway, tanpa mesin kartu, tanpa biaya tetap ke pihak ketiga.

WhatsApp dulu. Tamu menjawab di sana, bukan di kotak masuk. Antrean menyarankan, kamu tinggal menekan kirim.

Berpikir kecil. Satu harga, semua termasuk, bisa berhenti bulanan. Tanpa tangga paket yang membuat penginapanmu baru muat di paket termahal.

Penginapan pertama

Disini Surfhouse di Bali menjalankan operasionalnya dengan tendto: pemesanan, bar, papan housekeeping, area tamu. Apa pun yang mengganjal di sana diperbaiki di sini sebelum penginapan kedua melihatnya.

Kisah pelanggan: Disini Surfhouse, Bali

Siap bekerja lebih santai?

Biar kami siapkan aksesmu. Kamu surfing, tendto urus sisanya.